MANAJEMEN BERBASIS MADRSAH (MBM) TUGAS KULIAH

6 04 2010

MANAJEMEN BERBASIS MADRSAH (MBM)
Merupakan pengembangan dari konsep school based management yang bertujuan untuk mendesain ulang pengelo¬laan madrasah dengan memberikan keleluasaan otonomi kepada kepala madrasah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya perbaikan kinerja madrasah yang mencakup guru, siswa, komite madrasah, orang tua siswa, dan masyarakat.
Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) mengubah sistem pengambilan keputusan dengan memindahkan otoritas pengambilan keputusan dan manajemen dari tingkat nasional pada pihak-pihak terkait dengan madrasah di tingkat lokal (local stakeholder) berdasarkan kebijakan nasional.
MBM memberikan keuntungan secara langsung kepada stakeholders, pemanfaatan sumber daya, efektif dalam pembi¬naan siswa, moral guru dan iklim madrasah serta ada perhatian bersama untuk Pengambilan keputusan, pember¬da¬yaan guru, manajemen madrasah, Perencanaan ulang madrasah dan perubahan Perencanaan.
Unsur-unsur yang didesentralisasikan adalah kekuasaan/¬ke¬we¬nangan, ilmu pengetahuan, informasi dan penghargaan. Dengan Demikian fungsi yang didesentralisasikan adalah menganai
• Perencanaan
• Pelaksanaan dan evaluasi program madrasah
• Penetapan visi dan misi madrasah,
• RIPM
• Resntra
• RAPBM
• Pengelolaan kurikulum,
• Pengelolaan pengajaran
• Pengelolaan Ketenagaan
• Pengelolaan peralatan dan Perlengkapan
• Pengelolaan keuangan
• Pelayanan Kesiswaan
• Pengelolaan iklim madrasah
2. Tujuan MBM
• Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dengan inisiatif
• Meningkatkan kepedulian warga madrsah dan masyarakat terhadap mutu sekolah
• Meningkatkan tanggung jawab warga madrasah terhadapmadrsahnya
• Meningkakan kompetisi yang sehat antar madrasah tentang mutu pendidikan
• Meningkatkan prestasi siswa
• Meningkatkan profesionalisme guru
• Penerapan reformasi kurikulum
B. Manajemen Berbasis Madrasah yang di harapkan:
3. Memenuhi standart isi, madrasah yang memnuhi standat isi mencakup ruang lingkup materi dan tingakat kompetensi, meliputi kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, dan kalender pendidikan/ akademik
4. Menyelenggarakan Proses Pembelajaran Yang Tepat; hal ini bisa lakukan dengan cara menyelenggaran pembelajaran secara ineteraktif, inspiratif, menyenangkan, menantang peserta didik untuk berpartsipasi aktif serta memberikan ruang yang ckup bagi prakarsa, kreatifitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan sesuai dengan perkembangan fisik serta fisologis peserta didik.
5. Memenuhi Standart Kompetensi Lulusan; penilaian mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan
6. Memenuhi standart pendidik dan tenaga kependidikan; pendidik memiliki kualifikasi akademik serta kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rokhani
7. Memiliki Sarana Dan Prasaran Yang Standart
8. Menerapakan standart pengelolaan dengen MBM; kemandirian,kemitraan, partisipasi, keterbukaan, akuntabilitas.
9. Memenuhi Standart Pembiyaan; biaya infestasi, biaya operasional dan biaya yang baik dan benar.
10.Standart Penilaian Pendidikan
C. Alasan-Alasan Penerapan Manajemen Madarasah
1. Alasan Ekonomis; karena yang bersangkutan mempunyai informasi apa yang berlangsung di madrsahnya, apa yang menjadi keuntungan dan kerugian sekolah sehingga madrasah dapat memutuskan apa yang terbaik bagi madrasahnya
2. Alasan profesional; madrasah memilki keahlian dan pengalaman untuk memutuskan hal terbaik bagi sekolah dan siswa, sehingga mereka dapat memberikan konstribusi dalam bidang kurikulum, pedagogi pembelajaran dan proses manajemen, dan apabila terlibat dalam proses tersebut akan lebih termotivasi dan berkomitmen tinggi
3. Alasan politis; meningkatkan demokrasi dan stabilitas politis.
4. Alasan finansial; MBM meruoakan alat untuk menggali income dari orang tua dan masyarakat. Bila mereka dilibatkan dalam pengambilan keputusan, diharapkan mereka akan termotivasi untuk berkomitmen untuk meningkatkan parisipasi dalam pendanaan, menyumbangkan tenaga kerja dan pemikiran dan menggali sumber-sumber lainnya untuk madrasah
5. Alasan prestasi siswa, iklim yang baik akan mendukung prestasi siswa, karena apabila kepala seklah, guru, orang tua mempunyai kewenangan dalam mengambil keputusan maka iklim sekolah akan mendukung usaha peningkatan prestasi siswa
6. Alasan akutabilitas; pelaporan dapat meningkatkan lebih banyak perhatian madrasah tehadap usaha-usaha perbaikan
7. Mencapai Sekolah Efektif, pilar-pilar madarasah efektif dapat dipengaruhi dan dicapai melalui MBM
D. Prinsip-prinsip Manajemen Berbasis Madrasah (MBM)
1. Madrasah memiliki potensi untuk meningkatkan mutu pendidikan
2. Peningkatan mutu berkelanjutan
3. Feleksibelitas dalam mencapai tujuan
4. Inisiatif dan pengelolaan mandiri
5. Keberhasilan tim bukan individu
6. Adanya lingkungan yang mendukung
7. Akuntabilitas: administratif, profesioanal dan hasil pendidikan atau kinerja.
E. Tahapan-Tahapan Dalam Manajemen Berbasis Marasah
1. Melakukan sosialisasi tentag MBM
2. Merumuskan visi, misi dan tujuan dan sasaran madrsah
3. Mengidentiikasi fungs-fungsi yang di perlukan untuk mencapai sasaran
4. Melakukan analsis SWOT (strenght, weakness, opportunity, dan treath)
5. Mengidentifikasi langkah-langkah pemecahan Masalah
6. Menyusun rencana peningkatan mutu
7. Melakukan monitoring dan evaluasi da pelaksanaan
8. Merumuskan sasaran mutu
F. Karakteristik Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) berdasar¬kan Karakteristik input, proses, dan output
1. Input pendidikan yang memiliki:
• Memiliki kebijakan, tujuan dan sasaran mutu yang jelas
• Sumber daya tersedia dan siap
• Staf yang kompeten dan berdedikasi yang tinggi
• Memiliki harapan prestasim yang tinggi
• Fokus pada pelanggan
• Input manajemen
2. Proses. Madrasah yang efekif pada mumnya memiliki kerakteristik proses sebagai berikut:
• Proses belajar mengajar yang efektifitas tinggi
• Kepeminpinan madrasah yang kuat
• Lingkungan madrasah yang islami, aman dan tertib
• Pengelolaan tenaga kependidikan yang efektif
• Madrasah memiliki budaya mutu dan ciri khas sebagai identitasnya
• Madrasah memiliki team work yang kompak, cerdas dan dinamis
• Madrasah memiliki kewenagan/kemandirian
• Partisipasi yang tinggi dari warga madrasah dan masyarakat
• Madarasah memiliki keterbukaan manajemen
• Madarasah memiliki kemauan untuk berubah
• Madrasah melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjuan
• Madrasah responsip dan antisipatif terhadap kebutuhan
• Komunikasi yang baik
• Madrasah memliki akuntabilitas
3. Output yang diharapkan. Madrasah harus memiliki out put yang diharapkan yaitu prestasi madrasah yang di hasilkan oleh proses pembelajaran dan manajemen di madrsah
• Prestasi akademik: NEM, karya tulis ilmiyah remaja, lomba bahasa inggris, matematika, fisika, cara berfikir kritis, kreatif, nalar, rasional, indktif dan deduktif dan ilmiyah.
• Non akademik: keinginan tahu yang tinggi, harga diri dan kejujuran, kerja sama yang baik, rasa kasih sayang yang tinggi terhadap sesama, solidaritas yang tinggi, toleransi, kedisiplinan, kerajinan, prestasi oleh raga, keseninan dan kepramukaan
Lebih sederhana karakateristik/pilar-pilar MBM adalah:
1. Madrasah Mempunyai Visi Dan Misi Yang Jelas
2. Kepala Madrasah yang profesional
3. Guru Profesional
4. Kurikulum yang luas dan seimbang
5. lingkungan madrasah yang kodusif
6. Ramah siswa
7. Manajemen yang kuat
8. Pelaporan dan penilai siswa bermakna
9. Pelibatan masyarakat yang tinggi, ortu dls
G. Penerapan Manajemen Berbasis Madrasah (MBM)
1. Potret diri/school review/assesmen
2. Perumusan visi, misi dan tujuan
3. Perencanaan
4. Pelaksanaan
5. Monitoring
6. Evaluasi
7. Pelaporan
H. Strategi implementasi MBM
1. Kurikulum yang kondusif
2. Proses belajar mengajar yang efektif
3. Lingkungan madrasah yang kondusif dan islami
4. Pemerataan sumber daya
5. Standarisasi dalam hal-hal tetentu, seperti monitoring evaluasi dan tes
6. Memiliki otonom kewenangan, kekuasaan/kewenangan ilmu pengetahuan, informasi dan pengahrgaan
7. Peran serta masyarakat
8. Kepemimpinan yang kuat
9. Pengambilan keputusan yang demokratis
10. Semua pihak harus memahami tugas dan tanggung jawabnya
11. Adanya guideline mencapai efenktifitas dan efisiensi
12. Madrasah memiliki transparansi dalam akntabilitas
13. Pencapaian kinerja madrasah dan prestasi hasil belajar yang tinggi
14. Pelaksanaan MBM diawal dengan sosialisasi kepada semua pihak
I. Faktor pendukung
1. Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pendidikan (BOMM, BEP, EMIS)
2. Political will dari pemerintah
3. Potensi Kepala Madrasah
4. Organisasi Formal Dan Non Formal (Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (KKPM), Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM), Musyawarah kepala madrasah (KKM), dewan pendidikan, dan komite madrasah.
5. Organisasi profesi, Kelompok kerja guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)
6. Dukungan finansial dari pemerintah dan masyarakat
7. Ketersediaan manusia yang mendukung implementasi MBM
8. budaya madrasah yang mendukung implementasi MBM
9. Madarsah memiliki kepemimpinan efektif
J. Indkator keberhasilan MBM
1. Jumlah siswa yang mendapatkan layanan meningkat
2. Kualitas layanan pendidikan semakain meningkat
3. Jumlah siswa tinggal kelas menrun dan produktifitas madrasah meningkat
4. Program madrasah dibuat bersama dengan warga dan tokoh masyarakat
5. Keadilan dalam penyelenggaraan pendidikan
6. Meningkatnya keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pengambilan keputusan
7. Semakin baik iklim dan budaya madrasah sesusai dengan pengembangan ciri kahas yang merupakan identitas madrasah
8. Kesejahteraan guru meningkat
9. Demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: