RPP seni budaya

8 02 2010

PROGRAM TAHUNAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG Kelas/Semester : X/1dan 2
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA Tahun Ajaran : 2009-2010

Semester Standar Kompetensi Materi Pokok/Kompetensi Dasar Alokasi Waktu Ket
I 1. Mengapresiasi karya seni rupa Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat 3 JP
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat 2 JP
2. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat
Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat 2 JP
3. Mengapresiasi karya seni musik Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat 3 JP
Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik tradisional setempat. 1 JP
Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik tradisional setempat 1 JP
4. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat 2 JP
Menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas 2 JP
5. Mengapresiasi karya seni tari Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat 3 JP
Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
1 JP
6. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal 2 JP
Menampilkan seni tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal 1 JP
7. Mengapresiasi karya seni teater Mendeskripsikan perkembangan teater tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat 4 JP
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater tradisional daerah setempat 2 JP
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater tradisional daerah setempat 2 JP
8. Mengekspresikan diri melalui seni teater
Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
Merancang pergelaran teater tradisional daerah setempat
Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 4 JP
Jumlah 36 JP
2 1. Mengapresiasi karya seni rupa Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 1 JP
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara
1 JP
2. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara 1 JP
Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah nusantara 3 JP
Menyiapkan karya seni rupa buatan sendiri untuk pameran di kelas atau di sekolah 1 JP
Menata karya seni rupa buatan sendiri dalam bentuk pameran di kelas atau di sekolah 1 JP
3. Mengapresiasi karya seni musik Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik non tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat 1 JP
Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik tradisional setempat 2 JP
Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik non tradisional setempat 1 JP
4. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik non tradisional daerah setempat 2 JP
Menyiapkan pertunjukan musik tradisional dan non tradisional di sekolah 2 JP
Menggelar pertunjukan musik tradisional dan non tradisional di sekolah 3 JP
5. Mengapresiasi karya seni tari Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari Nusantara daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat 1 JP
Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari Nusantara daerah setempat yang berpasangan/ kelompok dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat 2 JP
6. Mengekspesikan diri melalui karya seni tari Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi daerah setempat dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/ kelompok 2 JP
Menampilkan seni tari kelompok/
berpasangan berdasarkan tari Nusantara daerah setempat 1 JP
Menyiapkan pertunjukan karya seni tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/ kelompok di kelas atau sekolah 2 JP
Menggelar pertunjukan karya seni tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/ kelompok di kelas atau sekolah 2 JP
7. Mengekspresikan diri melalui karya seni teater Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara 2 JP
Merancang pergelaran karya seni teater kreatif yang dikembangkan dari seni teater tradisional daerah setempat 2 JP
Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 2 JP
Menyiapkan pertunjukan teater tradisional daerah setempat dan teater kreatif yang dikembangkan dari seni teater tradisional daerah setempat 3 JP
Menggelar pertunjukan teater tradisional daerah setempat dan teater kreatif yang dikembangkan dari seni teater tradisional daerah setempat
3 JP
36 JP

Sumedang 13 Juli 2009
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PROGRAM SEMESTER
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010

No Standar Kompetensi Jml. Jam Bulan Ket.
Juli Agustus September Oktober November Desember Januari
1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
A

1. Seni Rupa
a. Mengapresiasi karya seni rupa
b. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

2. Seni Musik
a. Mengapresiasi karya seni musik
b. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

3. Seni Tari
a. Mengapresiasi karya seni tari
b. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari

4. Seni Teater
a. Mengapresiasi karya seni teater
b. Mengekspresikan diri melalui seni teater

X
X

X

X

X

X

X

X

S

X

U
T
S

X

X

X

X

X

X

X

U
L
A
N
G
A
N

S
M
T

1

L
I
B
U
R

L
I
B
U
R
SEMERTER 2
Latihan Ulangan Umum Semester I
Ulangan Umum Semester I
Libur semester I
Jumlah 36

Keterangan:
= Kegiatan tengah semester
= Libur bulan Ramadan dan sesudah Idul Fitri
= Ulangan umum semester 1
= Libur semester 1

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RINCIAN MINGGU EFEKTIF

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Tahun Pelajaran :2009 – 2010

I. Jumlah Minggu dalam Semester 1

No. Bulan Jumlah Minggu
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7. Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Januari 3
4
4
4
5
4
2
Total 26

II. Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1

No. Kegiatan Jumlah Minggu
1.
2.
3.
4. Kegiatan tengah semester
Libur bulan Ramadan dan sesudah Idul Fitri
Persiapan penerimaan rapor
Libur semester 1 1
4
1
2
Total 8

III. Jumlah minggu efektif dalam semester 1
Jumlah minggu dalam semester 1 – jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1
26 minggu – 8 minggu = 18 minggu efektif

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni rupa;
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
a. Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat
b. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat
c. Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat
d. Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat

1. Apresiasi seni rupa ; seni rupa digolongkan menjadi dua jenis yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan.
2. Seni rupa murni adalah seni rupa yang diciptakan untuk tujuan estetika atau keindahan saja sedangkan seni rupa terapan adalah seni rupa yang selain memiliki unsur keindahan juga memiliki fungsi praktis.
3. Salah satu contoh seni rupa terapan yaitu batik; mengenal batik tulis, sejarah batik, motif batik dan filosofi batik.
4. Kreasi seni rupa berdasarkan proses pembuatannya, batik dibedakan menjadi batik tulis, batik cap dan batik printing.
5. Alat-alat untuk membuat batik tulis ; sehelai kain putih, canting, lilin malam dan pemanas serta pewarna batik.
– Informasi
– Tugas
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab

– Siswa mengetahui dan mampu mengapresiasi dan mengkreasikan seni rupa.
4 x pertemuan
 Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni rupa;
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Teknik Penilaian Ranah Penilaian Ket.
Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen K P A
a. Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat
b. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat
c. Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat
d. Membuat karya seni ru-pa terapan de-ngan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat

1. Apresiasi seni rupa ; seni rupa digolongkan menjadi dua jenis yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan.
2. Seni rupa murni adalah seni rupa yang diciptakan untuk tujuan estetika atau keindahan saja sedangkan seni rupa terapan adalah seni rupa yang selain memiliki unsure keindahan juga memiliki fungsi praktis.
3. Salah satu contoh seni rupa terapan yaitu batik; mengenal batik tulis, sejarah batik, motif batik dan filosofi batik.
4. Kreasi seni rupa berdasarkan proses pembuatannya, batik dibedakan menjadi batik tulis, batik cap dan batik printing.
5. Alat-alat untuk membuat batik tulis ; sehelai kain putih, canting, lilin malam dan pemanas serta pewarna batik.
Kuis,
penugasan – Pilihan ganda
– Uraian
– Isian
1. Dalam proses pembuatan batik tulis, proses membuka dan menutup dengan lilin malam dilakukan sebanyak…
a. satu kali
b. tujuh kali
c. sembilan kali
d. sebanyak warna yang digunakan
e. sesuai dengan tingkat kesakralan

2. Mengapa proses menutup dan membuka lilin dalam proses pembuatan batik harus dilakukan berkali-kali?

v

v

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Seni Rupa
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni rupa;
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
2. Kompetensi Dasar :
a. Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan daerah setempat
b. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan
daerah setempat
c. Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat
d. Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat
3. Materi Pelajaran :
a. Apresiasi seni rupa ; seni rupa digolongkan menjadi dua jenis yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan.
b. Seni rupa murni adalah seni rupa yang diciptakan untuk tujuan estetika atau keindahan saja sedangkan seni
rupa terapan adalah seni rupa yang selain memiliki unsure keindahan juga memiliki fungsi praktis.
c. Salah satu contoh seni rupa terapan yaitu batik; mengenal batik tulis, sejarah batik, motif batik dan filosofi batik.
d. Kreasi seni rupa berdasarkan proses pembuatannya, batik dibedakan menjadi batik tulis, batik cap dan
batik printing.
e. Alat-alat untuk membuat batik tulis ; sehelai kain putih, canting, lilin malam dan pemanas serta pewarna batik.

4. Strategi Pembelajaran:
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari materi seni rupa.
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi kesenian.

II. Kegiatan inti
– Guru :- Menjelaskan tentang apresiasi seni rupa dan mengreasikan seni rupa (membatik)
– Berdiskusi dengan siswa

– Murid :- Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting,
– Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan, praktik/mengreasikan seni rupa)

III. Penutup
– Tugas
– Pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

20 menit

100 menit

70 menit
Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: Perlengkapan membatik
6. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
7. Sumber bacaan : – Buku paket SENI BUDAYA kelas X
– Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
– Internet

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009 – 2008
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni musik
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
1. Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat
2. Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik tradisional setempat.
3. Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik tradisional setempat
4. Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat
5. Menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas

1. Apresiasi seni musik ; contoh seni musik tradisional yaitu gondang, talempong, gambus, gambang kromong, degung dan gamelan.
2. mengenal gamelan, fugsi dan latar belakang gamelan, instrument gamelan dan nilai-nilai musical pertunjukan gamelan.
3. Lima jenis instrument gamelan : kelompok kendang, pencon, blimbingan, balungan dan pelengkap.
4. Kreasi seni musik ; mengenal lagu daerah dan menciptakan lagu daerah.
– Infomasi
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab
– Tugas – Siswa mampu mengapresiasi dan mengekspresikan seni musik. 4 x pertemuan  Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet
 Media elektronik

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2006 – 2009
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni musik
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Teknik Penilaian Ranah Penilaian Ket.
Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen K P A
a. Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat
b. Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik tradisional setempat.
c. Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik tradisional setempat
d. Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat
e. Menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas

1. Apresiasi seni musik ; contoh seni musik tradisional yaitu gondang, talempong, gambus, gambang kromong, degung dan gamelan.
2. mengenal gamelan, fugsi dan latar belakang gamelan, instrument gamelan dan nilai-nilai musical pertunjukan gamelan.
3. Lima jenis instrument gamelan : kelompok kendang, pencon, blimbingan, balungan dan pelengkap.
4. Kreasi seni musik ; mengenal lagu daerah dan menciptakan lagu daerah.
Kuis, penugasan – Pilihan ganda
– Isian
– Uraian 1. Not angka 1 sama (do) sama dengan not huruf…
a. A
b. D
c. E
d. F
e. G

2. Tulislah sebuah teks lagu daerah! v

V

v

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Seni Musik
Pertemuan ke : 5 s.d 8
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab dan tugas
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni musik
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
2. Kompetensi Dasar :
a. Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat
b. Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik tradisional setempat.
c. Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik tradisional setempat
d. Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat
e. Menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas
3. Materi Pelajaran :
a. Apresiasi seni musik ; contoh seni musik tradisional yaitu gondang, talempong, gambus, gambang kromong, degung dan gamelan.
b. mengenal gamelan, fugsi dan latar belakang gamelan, instrument gamelan dan nilai-nilai musical pertunjukan gamelan.
c. Lima jenis instrument gamelan : kelompok kendang, pencon, blimbingan, balungan dan pelengkap.
d. Kreasi seni musik ; mengenal lagu daerah dan menciptakan lagu daerah.
4. Strategi Pembelajaran :
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari seni musik.
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari tentang seni rupa.
II. Kegiatan inti
– Guru : Menjelaskan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan apresiasi seni musik.
– Murid : Memperhatikan penjelasan guru, bertanya jika belum paham, menyampaikan pendapat tentang materi yang diberikan guru, praktik apresiasi seni musik.
III. Penutup
– Tugas
– Pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian
15 menit

90 menit

75 menit Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran : Alat musiik
6. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
7. Sumber bacaan : – Buku paket SENI BUDAYA kelas X
– Buku SENI BUDAYA lain yang relevan

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni tari
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
a. Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat
b. Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
c. Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal

d. Menampilkan seni tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal

1. Apresiasi seni tari ; mengenal tari nusantara daerah setempat.
2. Mengenal tari nusantara daerah setempat ; pengertian tari, fungsi tari, jenis tari daerah, gerakan, kostum dan musik pengiring.
3. fungsi tari : sebagai sarana upacara, hiburan, terapi, media pendidikan, media pergaulan, pertunjukan dan media katharis.
4. Jenis-jenis tari daerah : tari tunggal, tari berpasangan, tari massal dan drama tari.
5. Gerakan tari daerah : gerakan kepala / leher, gerakan kaki, mata dan tangan.
6. Kostum tari daerah selain memberi kesan estetis juga menyempurnakan koreografi dan penampilan tari secara menyeluruh.
7. Musik pengiring tari daerah sebagai pengatur waktu, memberi kesan suasana tertentu dan mempertegas ekspresi gerakan.
8. Kreasi seni tari : melatih gerakan, menuangkan gagasan dalam gerakan dan mementaskan tari tunggal dengan karya sendiri.
– Informasi
– Tugas
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab – Siswa mampu mengapresiasi dan mengekspresikan deri melalui seni tari.
4 x 45 menit

 Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet
 Jurnal
Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni tari
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Teknik Penilaian Ranah Penilaian Ket.
Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen K P A
a. Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat
b. Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
c. Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
d. Menampilkan seni tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal

1. Apresiasi seni tari ; mengenal tari nusantara daerah setempat.
2. Mengenal tari nusantara daerah setempat ; pengertian tari, fungsi tari, jenis tari daerah, gerakan, kostum dan musik pengiring.
3. fungsi tari : sebagai sarana upacara, hiburan, terapi, media pendidikan, media pergaulan, pertunjukan dan media katharsis.
4. Jenis-jenis tari daerah : tari tunggal, tari berpasangan, tari massal dan drama tari.
5. Gerakan tari daerah: gerakan ke-pala / leher, gerakan kaki, mata dan tangan.
6. Kostum tari daerah selain memberi kesan estetis juga menyempur-nakan koreografi dan penampilan tari secara menyeluruh.
7. Musik pengiring tari daerah sebagai pengatur waktu, memberi kesan suasana tertentu dan mempertegas ekspresi gerakan.
8. Kreasi seni tari: melatih gerakan, menuangkan gagasan dalam ge-rakan dan mementaskan tari tung-gal dengan karya sendiri.
Kuis, penugasan – Pilihan ganda
– Uraian 1. Ciri-ciri gerakan tari tradisional daerah Jawa adalah…
a. lembut
b. ceria
c. agresif
d. bertenaga
e. menghentak-hentak

2. Jelaskan langkah-langkah untuk membuat tari kreasi daerah!
v

v

Sumedang 13 Juli 2009
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Seni Tari
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni tari
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.
2. Kompetensi Dasar :
a. Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat
daerah setempat
b. Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat
daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
c. Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi nusantara daerah setempat dalam bentuk tari
tunggal
d. Menampilkan seni tari kreasi nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
3. Materi Pelajaran :
a. Apresiasi seni tari ; mengenal tari nusantara daerah setempat.
b. Mengenal tari nusantara daerah setempat ; pengertian tari, fungsi tari, jenis tari daerah, gerakan, kostum
dan musik pengiring.
c. Fungsi tari : sebagai sarana upacara, hiburan, terapi, media pendidikan, media pergaulan, pertunjukan dan
media katharis.
d. Jenis-jenis tari daerah : tari tunggal, tari berpasangan, tari massal dan drama tari.
e. Gerakan tari daerah : gerakan kepala / leher, gerakan kaki, mata dan tangan.
f. Kostum tari daerah selain memberi kesan estetis juga menyempurnakan koreografi dan penampilan tari
secara menyeluruh.
g. Musik pengiring tari daerah sebagai pengatur waktu, memberi kesan suasana tertentu dan mempertegas
ekspresi gerakan.
h. Kreasi seni tari : melatih gerakan, menuangkan gagasan dalam gerakan dan mementaskan tari tunggal
dengan karya sendiri.

4. Strategi Pembelajaran:
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari materi seni tari.
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi tentang senu musik.
II. Kegiatan inti
– Guru : Menjelaskan tentang apresiasi dan kreasi seni tari, mem-praktikkan gerakan tari yang benar.

– Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampai-kan pendapat tentang materi yang telah disampaikan, mem-praktikkan gerakan tari seperti yang dicontohkan guru.

III. Penutup
– Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

15 menit

90 menit

75 menit
Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran : Tape recorder, kaset/VCD tari
6. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
7. Sumber bacaan : – Buku paket SENI BUDAYA kelas X
– Buku SENI BUDAYA lain yang relevan

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni teater
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater.

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
a. Mendeskripsikan perkembangan teater tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat
b. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater tradisional daerah setempat
c. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater tradisional daerah setempat
d. Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
e. Merancang pergelaran teater tradisional daerah setempat
f. Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater
1. Apresiasi seni teater: teater tradisional dan teater modern.
2. Ciri teater tradisional: tidak dilengkapi dengan naskah, persiapan singkat dan sederhana, cerita monoton dan menyatu dengan masyarakat.
3. Sejarah ketoprak mulai dari ketoprak ongkek, ketoprak lesung, ketoprak campuran dan ketoprak gamelan.
4. Kreasi seni teater: olah tubuh, pikiran, dan suara; persiapan pertunjukan; kerjasaa antar unsur pertunjukan.
5. Persiapan pertunjukan: memilih cerita yang akan dipentaskan, memilih sutradara, memilih tim dekorasi, rias, busana, lampu, dan musik, memilih pemain, berlatih.

– Informasi
– Tugas
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab – Siswa mampu mengapresiasi dan mengekspresikan diri pada seni teater.
6 x 45 menit

 Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet
 Pertunjukan

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni teater
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Teknik Penilaian Ranah Penilaian Ket.
Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen K P A
a. Mendeskripsikan perkembangan teater tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat
b. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater tradisional daerah setempat
c. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater tradisional daerah setempat
d. Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
e. Merancang pergelaran teater tradisional daerah setempat
f. Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater
1. Apresiasi seni teater ; teater tradisional dan teater modern.
2. Ciri teater tradisional : tidak dilengkapi dengan naskah, persiapan singkat dan sederhana, cerita monoton dan menyatu dengan masyarakat.
3. Sejarah ketoprak mulai dari ketoprak ongkek, ketoprak lesung, ketoprak campuran dan ketoprak gamelan.
4. Kreasi seni teater: olah tubuh, pikiran, dan suara; persiapan pertunjukan; kerjasaa antar unsur pertunjukan.
5. Persiapan pertunjukan: memilih cerita yang akan dipentaskan, memilih sutradara, memilih tim dekorasi, rias, busana, lampu, dan musik, memilih pemain, berlatih.

Kuis, penugasan – Pilihan ganda
– Uraian 1. Pemilihan pemain untuk memainkan tokoh tertentu disebut…
a. enjabemen
b. blocking
c. casting
d. undian
e. dialog

2. Mengapa unsur-unsur dalam pe-mentasan teater dianggap sebagai sebuah kesatuan?
Jelaskan!
v

v

Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Seni Teater
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni teater
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater
2. Kompetensi Dasar :
a. Mendeskripsikan perkembangan teater tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat
b. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater tradisional daerah setempat
c. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater tradisional daerah setempat
d. Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
e. Merancang pergelaran teater tradisional daerah setempat
f. Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater

3. Materi Pelajaran :
a. Apresiasi seni teater : teater tradisional dan teater modern.
b. Ciri teater tradisional : tidak dilengkapi dengan naskah, persiapan singkat dan sederhana, cerita monoton dan menyatu dengan masyarakat.
c. Sejarah ketoprak mulai dari ketoprak ongkek, ketoprak lesung, ketoprak campuran dan ketoprak gamelan.
d. Kreasi seni teater: olah tubuh, pikiran, dan suara; persiapan pertunjukan; kerjasaa antar unsur pertunjukan.
e. Persiapan pertunjukan: memilih cerita yang akan dipentaskan, memilih sutradara, memilih tim dekorasi, rias, busana, lampu, dan musik, memilih pemain, berlatih.

4. Strategi Pembelajaran:
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa memahami dan mengetahui tentang seni teater
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi tentang seni tari.
II. Kegiatan inti
– Guru : Menjelaskan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan apresiasi dan kreasi seni teater.

– Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan, mempraktikkan apresiasi teater.

III. Penutup
– Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

15 menit

90 menit

75 menit
Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran:
6. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
7. Sumber bacaan : – Buku paket SENI BUDAYA kelas X
– Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
Sumedang 13 Juli 2009

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: