RPP seni budaya smt 2

8 02 2010

PROGRAM SEMESTER
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas Semester : X/2
Tahun Ajaran : 2009-2010

No Standar Kompetensi Jml. Jam Bulan Ket.
Januari Februari Maret April Mei Juni JULI
1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33
A

1. Seni Rupa
a. Mengapresiasi karya seni rupa
b. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

2. Seni Musik
a. Mengapresiasi karya seni musik
b. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

3. Seni Tari
a. Mengapresiasi karya seni tari
b. Mengekspresikan diri melalui karya seni tari

4. Seni Teater
a. Mengapresiasi karya seni teater
b. Mengekspresikan diri melalui seni teater

X
X

X

X

X

X

X

X

U
T
S

U
A
N

X

U
A
M

X

X

X

X

X

X

X

X

U
L
A
N
G
A
N

S
M
T

2

L
I
B
U
R

A
W
A
L

S
M
T

1

X
Ulangan Umum Semester 2
Libur semester 2
Jumlah 36

Keterangan:
= Kegiatan tengah semester
= Ulangan umum semester 2
= Libur semester 2

Sumedang 14 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RINCIAN MINGGU EFEKTIF

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Kelas/Semester : X/2
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Tahun Pelajaran :2009 – 2010

I. Jumlah Minggu dalam Semester 2

No. Bulan Jumlah Minggu
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7. Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli 3
4
5
4
4
5
4
Total 29

II. Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 2

No. Kegiatan Jumlah Minggu
1.
2.
3.
4.
5. Kegiatan tengah semester
UAN
UAM/UAS
Persiapan penerimaan rapor
Libur semester 2 1
1
1
2
2
Total 7

III. Jumlah minggu efektif dalam semester 2
Jumlah minggu dalam semester 2 – jumlah minggu tidak efektif dalam semester 2
29 minggu – 7 minggu = 22 minggu efektif

Sumedang 13 Juli 2009
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni rupa;
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
a. Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara
b. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara
c. Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara
d. Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara

1. Berkarya Seni Rupa : Pengertian, Unsur, Fungsi, Jenis Seni Rupa Terapan Nusantara ( Seni Kaligrafi)

2. Apresiasi karya seni terapan diwilayah nusantara, Proses pengamatan, pendekatan apreasiasi, Jenis karya , Kunjungan Ke Musieum.

3. Merancang Kaligrafi Terapan

4. Melaksanakan Kegiatan Pembuatan Seni Kaligaffi terapan – Informasi
– Tugas
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab

– Siswa mengetahui dan mampu mengapresiasi dan mengkreasikan seni rupa.
4 x pertemuan
 Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni rupa;
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Teknik Penilaian Ranah Penilaian Ket.
Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen K P A
a. Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara
b. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara
c. Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara
d. Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara

1. Berkarya Seni Rupa : Pengertian, Unsur, Fungsi, Jenis Seni Rupa Terapan Nusantara ( Seni Kaligrafi)

2. Apresiasi karya seni terapan diwilayah nusantara, Proses pengamatan, pendekatan apreasiasi, Jenis karya , Kunjungan Ke Musieum.

3. Merancang Kaligrafi Terapan

4. Melaksanakan Kegiatan Pembuatan Seni Kaligaffi terapan Kuis,
penugasan – Pilihan ganda
– Uraian
– Isian
1. Jenis khat yang pakai dalam seni kaligfai teran adalah
a. diwani
b. diwani jali
c. tsulusi
d. kufi

v

v

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Seni Rupa
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab dan penugasan
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni rupa;
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
2. Kompetensi Dasar :
a. Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara
b. Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan
nusantara
c. Merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara
d. Membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara
3. Indikator
a. Dapat mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan nusantara
b. Dapat menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan
c. nusantara
d. Dapat merancang karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara
e. Dapat membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak nusantara

3. Materi Pelajaran :
a. Apresiasi seni rupa ; seni rupa digolongkan menjadi dua jenis yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan.
b. Seni rupa murni adalah seni rupa yang diciptakan untuk tujuan estetika atau keindahan saja sedangkan seni
rupa terapan adalah seni rupa yang selain memiliki unsure keindahan juga memiliki fungsi praktis.

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori yaitu:
1. SENI RUPA MURNI
2. SENI RUPA KRIYA
3. SENI RUPA DESAIN
Dua kategori terakhir kemudian lebih dikenal dengan sebutan Seni Rupa Terapan. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan ekspresi pribadi. Sementara kriya dan desain, lebih mementingkan fungsi dan kemudahan produksi.
Secara umum, terjemahan seni rupa di dalam bahasa Inggris adalah “Fine Art”. Namun, sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah “Fine Art” menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk kemudian menggabungkannya dengan seni rupa desain dan seni rupa kriya ke dalam bahasa “Visual Arts” atau “Applied Arts” atau dalam bahasa indonesia adalah seni rupa terapan.
Seni rupa terapan mengacu kepada aplikasi desain dan estetika terhadap benda-benda yang dipergunakan manusia sehari-harinya. Sementara seni rupa murni, diciptakan hanya untuk pemuasan ekspresi pribadi, seni rupa terapan menggunakan desain dan idealisme kreatif untuk menciptakan benda-benda keperluan sehari-hari, seperti cangkir atau bangku, dekorasi taman.
Bidang-bidang seperti desain industri, desain grafis, desain interior, seni dekorasi, dan seni fungsional, merupakan contoh-contoh seni rupa terapan. Dalam konteks kreatif dan abstrak, bidang arsitektur dan fotografi juga dianggap sebagai seni rupa terapan.
Salah satu bentyk seni rupa terapan adalah membuat jadwal sholat dengan dihilasi kaligrafi khat diwani.

4. Strategi Pembelajaran:
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari materi seni rupa.
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi kesenian.

II. Kegiatan inti
– Guru :- Menjelaskan tentang apresiasi seni rupa dan mengapreasikan seni rupa
– Berdiskusi dengan siswa

– Murid :-Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting,

– Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan, praktik/mengreasikan seni rupa)

III. Penutup
– Tugas
– Pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

20 menit

100 menit

70 menit
Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran: Perlengkapan Seni Rupa
6. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
7. Sumber bacaan : -Buku paket SENI BUDAYA kelas X
– Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
– Buku Kaligrafi
– Internet

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Tahun Ajaran : 2009 – 2008
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni musik
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
1. Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik non tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat
2. Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik non tradisional setempat.
3. Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik non tradisional setempat
4. Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat
5. Menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas

6. Pagelaran Seni Budaya Sunda

1. Apresiasi seni musik ; contoh seni musik non tradisional yaitu Kolaborasi Band dan Rebana

2. mengenal Kolaborasi Band dan Rebana fungsi dan latar belakang gamelan, instrument Kolaborasi Band dan Rebana dan nilai-nilai musical pertunjukan Kolaborasi Band dan Rebana.

3. JKnis instrument Kolaborasi Band dan Rebana

4. Kreasi seni musik ; mengenal lagu dan menciptakan lagu Kolaborasi Band dan Rebana.
– Infomasi
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab
– Tugas – Siswa mampu mengapresiasi dan mengekspresikan seni musik. 4 x pertemuan  Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet
 Media elektronik

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Seni Musik
Pertemuan ke : 5 s.d 8
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab dan tugas
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni musik
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik

2. Kompetensi Dasar :
a. Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik non tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat
b. Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik non tradisional setempat.
c. Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik non tradisional setempat
d. Mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat
e. Menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas

3. Indikator :
a. Dapat mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik non tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat
b. Dapat mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik non tradisional setempat.
c. Dapat menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik non tradisional setempat
d. Dapat mengembangkan gagasan kreatif serta mengaransir lagu dengan beragam teknik, media, dan materi musik/lagu tradisional daerah setempat
e. Dapat menampilkan lagu yang telah diaransir di kelas

4. Materi Pelajaran :

a. Apresiasi seni musik ; contoh seni kolaborasi band dan rebana
b. mengenal fungsi dan latar belakang dan nilai-nilai musical pertunjukan.
c. Lima jenis instrument gamelan : kelompok kendang, bedug, rebana, gitar dan pelengkap.
d. Kreasi seni musik ; mengenal lagu dan menciptakan lagu.

5. Strategi Pembelajaran :
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari seni musik.
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari tentang seni Musik.
II. Kegiatan inti
– Guru : Menjelaskan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan apresiasi seni musik.
– Murid : Memperhatikan penjelasan guru, bertanya jika belum paham, menyampaikan pendapat tentang materi yang diberikan guru, praktik apresiasi seni musik.
III. Penutup
– Tugas
– Pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian
15 menit

90 menit

75 menit Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

6. Media Pembelajaran : Alat musiik
7. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
8 Sumber bacaan : – Buku paket SENI BUDAYA kelas X
– Buku SENI BUDAYA lain yang relevan

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS
Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni tari
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
a. Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat
b. Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
c. Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal

d. Menampilkan seni tari kreasi dalam pagelaran

1. Apresiasi seni tari ; mengenal tari nusantara daerah setempat.
2. Mengenal tari nusantara daerah setempat ; pengertian tari, fungsi tari, jenis tari daerah, gerakan, kostum dan musik pengiring.
3. fungsi tari : sebagai sarana upacara, hiburan, terapi, media pendidikan, media pergaulan, pertunjukan dan media katharis.
4. Jenis-jenis tari daerah : tari tunggal, tari berpasangan, tari massal dan drama tari.
5. Gerakan tari daerah : gerakan kepala / leher, gerakan kaki, mata dan tangan.
6. Kostum tari daerah selain memberi kesan estetis juga menyempurnakan koreografi dan penampilan tari secara menyeluruh.
7. Musik pengiring tari daerah sebagai pengatur waktu, memberi kesan suasana tertentu dan mempertegas ekspresi gerakan.
8. Kreasi seni tari : melatih gerakan, menuangkan gagasan dalam gerakan dan mementaskan tari tunggal dengan karya sendiri.
– Informasi
– Tugas
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab – Siswa mampu mengapresiasi dan mengekspresikan deri melalui seni tari.
4 x 45 menit

 Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet
 Jurnal
Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni tari
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Teknik Penilaian Ranah Penilaian Ket.
Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen K P A
a. Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat
b. Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari Nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
c. Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi Nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
d. Menampilkan seni tari kreasi dalam Pagelaran seni Budaya

1. Apresiasi seni tari ; mengenal tari nusantara daerah setempat.
2. Mengenal tari nusantara daerah setempat ; pengertian tari, fungsi tari, jenis tari daerah, gerakan, kostum dan musik pengiring.
3. fungsi tari : sebagai sarana upacara, hiburan, terapi, media pendidikan, media pergaulan, pertunjukan dan media katharsis.
4. Jenis-jenis tari daerah : tari tunggal, tari berpasangan, tari massal dan drama tari.
5. Gerakan tari daerah: gerakan ke-pala / leher, gerakan kaki, mata dan tangan.
6. Kostum tari daerah selain memberi kesan estetis juga menyempur-nakan koreografi dan penampilan tari secara menyeluruh.
7. Musik pengiring tari daerah sebagai pengatur waktu, memberi kesan suasana tertentu dan mempertegas ekspresi gerakan.
8. Kreasi seni tari: melatih gerakan, menuangkan gagasan dalam ge-rakan dan mementaskan tari tung-gal dengan karya sendiri.
Kuis, penugasan – Pilihan ganda
– Uraian 1. Ciri-ciri gerakan tari tradisional daerah Jawa adalah…
a. lembut
b. ceria
c. agresif
d. bertenaga
e. menghentak-hentak

2. Jelaskan langkah-langkah untuk membuat tari kreasi daerah!
v

v

Sumedang 11 Januari 2010
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Seni Tari
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan
penugasan
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni tari
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari.
2. Kompetensi Dasar :
a. Mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat
daerah setempat
b. Mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat
daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
c. Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi nusantara daerah setempat dalam bentuk tari
tunggal
d. Menampilkan seni tari kreasi nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
3.Indikator :
a. Dapat mengidentifikasi jenis, peran, dan perkembangan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat daerah setempat
b. Dapat mengidentifikasi keunikan gerak, kostum, iringan tari nusantara dalam konteks budaya masyarakat
daerah setempat dalam bentuk tari tunggal
c. Dapat mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi nusantara daerah setempat dalam bentuk tari
tunggal
d. Dapat menampilkan seni tari kreasi nusantara daerah setempat dalam bentuk tari tunggal

3.Materi Pelajaran :
a. Apresiasi seni tari ; mengenal tari nusantara daerah setempat.
b. Mengenal tari nusantara daerah setempat ; pengertian tari, fungsi tari, jenis tari daerah, gerakan, kostum
dan musik pengiring.
c. Fungsi tari : sebagai sarana upacara, hiburan, terapi, media pendidikan, media pergaulan, pertunjukan dan
media katharis.
d. Jenis-jenis tari daerah : tari tunggal, tari berpasangan, tari massal dan drama tari.
e. Gerakan tari daerah : gerakan kepala / leher, gerakan kaki, mata dan tangan.
f. Kostum tari daerah selain memberi kesan estetis juga menyempurnakan koreografi dan penampilan tari
secara menyeluruh.
g. Musik pengiring tari daerah sebagai pengatur waktu, memberi kesan suasana tertentu dan mempertegas
ekspresi gerakan.
h. Kreasi seni tari : melatih gerakan, menuangkan gagasan dalam gerakan dan mementaskan tari tunggal
dengan karya sendiri.

4. Strategi Pembelajaran:
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa mempelajari materi seni tari.
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi tentang seni tari.
II. Kegiatan inti
– Guru : Menjelaskan tentang apresiasi dan kreasi seni tari, mem-praktikkan gerakan tari yang benar.

– Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampai-kan pendapat tentang materi yang telah disampaikan, mem-praktikkan gerakan tari seperti yang dicontohkan guru.

III. Penutup
– Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

15 menit

90 menit

75 menit
Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran : Tape recorder, kaset/VCD tari
6. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
7. Sumber bacaan : – Buku paket SENI BUDAYA kelas X
– Buku SENI BUDAYA lain yang relevan

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SILABUS

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni teater
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater.

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Strategi Pembelajaran Alokasi
Waktu Sumber Bahan
Metode Pengalaman Belajar
a. Mendeskripsikan perkembangan teater non tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat
b. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
c. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
d. Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
e. Merancang pergelaran teater non tradisional daerah setempat
f. Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 1. Apresiasi seni teater: teater non tradisional dan teater modern.
2. Ciri teater non tradisional: dilengkapi dengan naskah, persiapan matang dansisitem manajemen , cerita bervariari dan menyatu dengan masyarakat.
3. Mempelajari teater Godaan Setan Karya Ismail Farid
4. Kreasi seni teater: olah tubuh, pikiran, dan suara; persiapan pertunjukan; kerjasaa antar unsur pertunjukan.
5. Persiapan pertunjukan: memilih cerita yang akan dipentaskan, memilih sutradara, memilih tim dekorasi, rias, busana, lampu, dan musik, memilih pemain, berlatih.

– Informasi
– Tugas
– Ceramah
– Diskusi
– Tanya jawab – Siswa mampu mengapresiasi dan mengekspresikan diri pada seni teater.
6 x 45 menit

 Buku paket SENI BUDAYA kelas X
 Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
 Internet
 Pertunjukan

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

PENGEMBANGAN SISTEM PENILAIAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Tahun Ajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni teater
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater

Kompetensi Dasar Materi Pelajaran Teknik Penilaian Ranah Penilaian Ket.
Jenis Tagihan Bentuk Tagihan Instrumen K P A
a. Mendeskripsikan perkembangan teater non tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat
b. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
c. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
d. Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
e. Merancang pergelaran teater non tradisional daerah setempat
f. Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater
1. Apresiasi seni teater ; teater non tradisional dan teater modern.
6. Ciri teater non tradisional: dilengkapi dengan naskah, persiapan matang dansisitem manajemen , cerita bervariari dan menyatu dengan masyarakat.
2. Mempelajari Teater Godaan Setan
3. Kreasi seni teater: olah tubuh, pikiran, dan suara; persiapan pertunjukan; kerjasaa antar unsur pertunjukan.
4. Persiapan pertunjukan: memilih cerita yang akan dipentaskan, memilih sutradara, memilih tim dekorasi, rias, busana, lampu, dan musik, memilih pemain, berlatih.

Kuis, penugasan – Pilihan ganda
– Uraian 1. Pemilihan pemain untuk memainkan tokoh tertentu disebut…
a. enjabemen
b. blocking
c. casting
d. undian
e. dialog

2. Mengapa unsur-unsur dalam pe-mentasan teater dianggap sebagai sebuah kesatuan?
Jelaskan!
v

v

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : MAN 1 SUMEDANG
Mata Pelajaran : SENI BUDAYA
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Seni Teater
Metode : Informasi, ceramah, diskusi, tanya jawab, dan
penugasan
Waktu : 4 x 45 menit

1. Standar Kompetensi : Mengapresiasi karya seni teater
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater
2. Kompetensi Dasar :

a. Mendeskripsikan perkembangan teater non tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat
b. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
c. Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
d. Mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
e. Merancang pergelaran teater non tradisional daerah setempat
f. Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater
3. Indikator:

a. Dapat mendeskripsikan perkembangan teater non tradisional daerah setempat dalam konteks budaya masyarakat
b. Dapat menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
c. Dapat menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater non tradisional daerah setempat
d. Dapat mengeksplorasi teknik olahtubuh, pikiran, dan suara
e. Dapat merancang pergelaran teater non tradisional daerah setempat
f. Dapat menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater

4. Materi Pelajaran :
a. Apresiasi seni teater : teater modern.
b. Ciri teater non tradisional : Ciri teater non tradisional: dilengkapi dengan naskah, persiapan matang dansisitem manajemen , cerita bervariari dan menyatu dengan masyarakat.

c. Mempelajari Teater Godaan Setan
d. Kreasi seni teater: olah tubuh, pikiran, dan suara; persiapan pertunjukan; kerjasaa antar unsur pertunjukan.
e. Persiapan pertunjukan: memilih cerita yang akan dipentaskan, memilih sutradara, memilih tim dekorasi, rias, busana, lampu, dan musik, memilih pemain, berlatih.

4. Strategi Pembelajaran:
Kegiatan Waktu Aspek Life Skill yang Dikembangkan
I. Pendahuluan
– Motivasi : Pentingnya siswa memahami dan mengetahui tentang seni teater
– Prasyarat : Siswa pernah mempelajari materi tentang seni tari.
II. Kegiatan inti
– Guru : Menjelaskan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan apresiasi dan kreasi seni teater.

– Murid : Memperhatikan penjelasan guru dan mencatat hal-hal penting, Menanyakan hal-hal yang belum diketahui, menyampaikan pendapat tentang materi yang telah disampaikan, mempraktikkan apresiasi teater.

III. Penutup
– Tugas, pelatihan, uji kompetensi, dan ulangan harian

15 menit

90 menit

75 menit
Personal dan akademik

Personal dan akademik

Personal dan akademik

5. Media Pembelajaran:
6. Penilaian :
a. Jenis tagihan : Kuis
b. Tindak lanjut : – Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 65% atau lebih
– Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 65%
– Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 65%
7. Sumber bacaan : -Buku paket SENI BUDAYA kelas X
-Buku SENI BUDAYA lain yang relevan
– Buku Teater

Sumedang 11 Januari 2010

Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. H. Durachman Ismail Farid, S.Pd.
NIP. 150 245 050 NIP. 150 411 581


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: