RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

14 12 2009

RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : MAN I SUMEDANG
Mata Pelajaran : SEJARAH
Kelas/Sem./Prog. : XI /1/BAHASA
Pertemuan Ke .. : 1
Alokasi Waktu : 3 x 45 Menit
KKM : 64
1. Standar Kompetensi : Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional
2. Kompetensi Dasar : Mengananalsis perkembangan kehidupan negara-negara di kerajaan
( Hindu budha dan Islam) di Indonesia
3. Materi Pokok : Tempat-Tempat dan bukti awl penyebaran agama Islam
4. Indikator :
1. Mengidentifikasi
I. Tujuan Pembelajaran :
1. Menganalisis persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik
2. Menganalisis peristiwa rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi
3. Menganalisis makna proklamasi bagi bangsa Indonesia
4. Menganalisis proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkpan negara
II. Materi Ajar :
Peristiwa-peristiwa penting sekitar proklamasi, antara lain peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. golongan muda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menghindarkan mereka dari pengaruh Jepang. Peristiwa tersebut berakhir setelah ada jaminan dari Achmad Soebarjo bahwa kemerdekaan Indonesia akan dilaksanakan pada 17 Agustus 1945.
a. Proklamasi kemerdekaan dilaksanakan di halaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta pukul 10.00 WIB.
b. Pembentukan pemerintahan Indonesia dan alat kelengkapan negara.
c. Sidang PPKI I, 18 Agustus 1945 menghasilkan keputusan:
1) Mengesahkan UUD 1945
2) Memilih presiden dan wakil presiden
3) Menegaskan untuk sementara waktu presiden dibantu oleh komite nasional
d. Sidang PPKI II, 19 Agustus 1945 menghasilkan keputusan:
1) Segera dibentuk KNIP
2) Membentuk 12 departemen dan menteri-menterinya
3) Membagi wilayah RI menjadi propinsi-propinsi.
e. Sidang PPKI III, 22 Agustus 1945, menghasilkan tiga keputusan penting, yaitu:
1) Membentuk KNIP yang berpusat di Jakarta
2) PNI, dirancang sebagai partai tunggal namun dibatalkan dengan maklumat pemerintah tanggal 31 Agustus 1945.
3) BKR, fungsinya menjaga keamanan umum. Kebijakan ini tidak memuaskan golongan pemuda yang telah membentuk kelompok politik pada zamam Jepang.

III. Metode Pembelajaran :
A. Ceramah
B. Tanya jawab
C. Penugasan
D. Diskusi

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran:
A. Kegiatan Pendahuluan ( 10 Menit)
1. Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran,
2. Memotivasi peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran secara sungguh-sungguh.
3. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengkaitkan pengetahuan sebelumnya dengan dengan materi yang dipelajari,
4. Menjelaskan tujuan pembelajaran yaitu menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan
5. Menyampaikan cakupan materi pembelajaran yang meliputi : persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik, peristiwa rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi, makna proklamasi bagi bangsa Indonesia, proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara.

B. Kegiatan Inti ( 55 menit )
1. Eksplorasi,
Dalam kegiatan eksplorasi guru :
a. Melibatkan peserta didik untuk mencari informasi yang luas mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik, peristiwa rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi, makna proklamasi bagi bangsa Indonesia, proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara dari buku modul dan sumber lain.
b. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya mengenai topik pembelajaran.
2. Elaborasi,
Dalam kegiatan elaborasi guru:
a. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk menanyakan hal-hal tertentu dari topik pembelajaran.
b. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas sesuai dengan poin a, untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis
c. Memberi kesempatan untuk berfikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut tentang topik pembalajaran yang telah dibaca.
d. Memfasilitasi peserta didik dalam pelajaran kooperatif dan kolaboratif
e. Memfasilitasi peserta didik berkompetensi secara sehat untuk meningkatkan prrestasi belajar
d. Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual masing-masing
e. Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik
3. Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
a. Memberikan umpan balik yang positif dan penguiatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
b. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber.
c. Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan
d. Memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar, maka kegiatan guru :
1) Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar,
2) Membantu menyelsaikan masalah,
3) Memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplrorasi,
4) Memberi informasi untuk melakukan eksplorasi lebih jauh
5) Memberi moyivasi kepada peserta didik yang kurang atau yang belum berpartisifasi akstif
C. Kegiatan Penutup : ( 10 Menit ):
Dala kegiatan Penutup ini, guru :
1. Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau diri sendiri membuat rangkuman pelajaran
2. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram
3. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran
4. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling, dan atau memberikan tugas individul atau kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik

V. Alat/Bahan/Sumber :
1. Sejarah Untuk SMA Kelas XII, I Wayan Barika, Erlangga: 2006.
VI. Penilaian (15 menit)
A. Jenis Tagihan : Penugasan, ulangan harian
1. Contoh Soal :
Satuan Pendidikan : MAN I SUMEDANG
Mata Pelajaran : SEJARAH
Kelas/Sem./Prog. : XII / 1/ ILMU SOSIAL
Pertemuan Ke .. : 1
Alokasi Waktu : 15 Menit

1. Standar Kompetensi : Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru
2. Kompetensi Dasar : Mengananalsis peristiwa sekitar proklamasi 17 agustus 1945 dan pembentukan pemerintahan Indonesia
3. Materi Pokok : Proklamasi Kemerdekaan dan pembentukan pemerintahan Indonesia

4. Indikator :
1. Menganalisis persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik
2. Menganalisis peristiwa rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi
3. Menganalisis makna proklamasi bagi bangsa Indonesia
4. Menganalisis proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara

Jawablah Petanyaan di bawah dengan singkat dan jelas!
1. Deskipsikan persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik
2. Paparkan peristiwa rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi
3. Apa makna proklamasi bagi bangsa Indonesia
4. Sebutkan lembaga-lembaga kelengkapan negara yang dibuat setelah
Kunci Jawaban:

1. Setelah Jepang dibom sekutu, Indonesia menyiapkan Proklamasi kemerdeaan Indonesia. Dengan dorongan para pemuda Indonesia proklamasi pada 17 Agustus 1945.
2. Peristiwa-peristiwa penting sekitar proklamasi, antara lain peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. golongan muda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok untuk menghindarkan mereka dari pengaruh Jepang. Peristiwa tersebut berakhir setelah ada jaminan dari Achmad Soebarjo bahwa kemerdekaan Indonesia akan dilaksanakan pada 17 Agustus 1945 Proklamasi kemerdekaan dilaksanakan di halaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta pukul 10.00 WIB.
3. Makna Proklamasi:
a. Bangsa Indonesia dengan tekad yang bulat dan percaya kepada kekuatan diri sendiri menjadi bangsa yang merdeka.
b. Menjadi pelopor bangsa-bangsa di Asia Tenggara untuk memerdekan diri dari pendudukan Jepang.
4. Sidang PPKI I, 18 Agustus 1945 menghasilkan keputusan: Mengesahkan UUD 1945 Memilih presiden dan wakil presiden Menegaskan untuk sementara waktu presiden dibantu oleh komite nasional Sidang PPKI II, 19 Agustus 1945 menghasilkan keputusan: Segera dibentuk KNIP Membentuk 12 departemen dan menteri-menterinya Membagi wilayah RI menjadi propinsi-propinsi. Sidang PPKI III, 22 Agustus 1945, menghasilkan tiga keputusan penting, yaitu: Membentuk KNIP yang berpusat di Jakarta PNI, dirancang sebagai partai tunggal namun dibatalkan dengan maklumat pemerintah tanggal 31 Agustus 1945. BKR, fungsinya menjaga keamanan umum. Kebijakan ini tidak memuaskan golongan pemuda yang telah membentuk kelompok politik pada zamam Jepang.
3. Bobot dan Nilai
Bobot nilai per soal adalah 2
Betul semua = 5 x 2 = 10

B. Tindak Lanjut :
1. Siswa dinyatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 60% atau lebih
2. Memberikan program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 60%
3. Memberikan program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya lebih dari 60%

Mengetahui/Menyetujui :

PROGRAM REMIDIAL

Satuan Pendidikan : MAN I SUMEDANG
Mata Pelajaran : SEJARAH
Kelas/Sem./Prog. : XII /1/ILMU SOSIAL
Pertemuan Ke .. : 3
Alokasi Waktu : 15 Menit
KKM : 68
1. Standar Kompetensi : Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru
2. Kompetensi Dasar : Mengananalsis peristiwa sekitar proklamasi 17 agustus 1945 dan pembentukan pemerintahan Indonesia
3. Materi Pokok : Proklamasi Kemerdekaan dan pembentukan pemerintahan Indonesia

4. Indikator :
a. Menganalisis persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik
b. Menganalisis peristiwa rengasdengklok dalam hubungannya dengan perumusan naskah proklamasi
c. Menganalisis makna proklamasi bagi bangsa Indonesia
d. Menganalisis proses pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara

1. Tanggal berapakah Hirosima dan Nagasaki di bom AS dan sekutunya?
2. Sebutkan Tokoh Pemuda yang merumuskan naskah Proklamasi di Rengasdengklok?
3. Dimanakah Naskah Proklamasi dibacakan?
4. Apa Hasil Sidang BPUPKI?
5. Apa Tugas dari BKR?
Jawaban:
1. Hirosima 6 Agutus 1945 dan Nagasaki 9 Agustus 1945
2. Soekarno, Moh, Hatta,
3. Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta
4. Sidang PPKI I, 18 Agustus 1945 menghasilkan keputusan: Mengesahkan UUD 1945 Memilih presiden dan wakil presiden Menegaskan untuk sementara waktu presiden dibantu oleh komite nasional Sidang PPKI II, 19 Agustus 1945 menghasilkan keputusan: Segera dibentuk KNIP Membentuk 12 departemen dan menteri-menterinya Membagi wilayah RI menjadi propinsi-propinsi. Sidang PPKI III, 22 Agustus 1945, menghasilkan tiga keputusan penting, yaitu: Membentuk KNIP yang berpusat di Jakarta PNI, dirancang sebagai partai tunggal namun dibatalkan dengan maklumat pemerintah tanggal 31 Agustus 1945.
5. BKR, fungsinya menjaga keamanan umum. Kebijakan ini tidak memuaskan golongan pemuda yang telah membentuk kelompok politik pada zamam Jepang.
Bobot Penilaian
Setiap jawaban yang benar nilainya = 2
Nilai : Betul x 2
Betul 5 = 5 x 2 = 10


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: