PROPOSAL PENILAIAN DAN PENGAWASAN

6 04 2010

PROPOSAL
PENILAIAN DAN PENGAWASAN

A. LATAR BELAKANG
Masalah klasik pendidikan yang selalu menjadi perhatian dari tahun ke tahun di antaranya adalah mutu pendidikan, perluasan kesempatan pendidikan, relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, dan efisiensi manajemen. Dalam kaitannya dengan kepengawasan sekolah maka masalah mutu menjadi masalah yang relevan sekali untuk dibahas. Mutu pendidikan sering diartikan sebagai karakteristik jasa pendidikan yang sesuai dengan kriteria tertentu untuk memenuhi kepuasan pengguna (user) pendidikan, yakni peserta didik, orang tua, serta pihak-pihak berkepentingan lainnya. Mutu pendidikan menjadi hal yang serius karena ternyata user pendidikan seringkali belum puas dengan layanan yang diberikan olehsebuah lembaga pendidikan. Hal itu disebabkan dari segi pelayanan masih di bawah pelayanan minimal.
Inefisiensi masih terjadi dalam pemanfaatan sumber daya, adanya kegiatan yang kontraproduktif yang pada ujungnya mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pendidikan nasional. Untuk itulah diperlukan suatu pengawasan supaya sebuah lembaga pendidikan—dalam hal ini sekolah—dapat melayani pengguna pendidikan sesuai kriteria yang telah ditentukan. Sehingga, akhirnya dapat memenuhi dan memuaskan kebutuhan user sekaligus menjamin tercapainya tujuan pendidikan nasional
Pengawasan pendidikan di lingkungan sekolah, baik yang dikelola pemerintah maupun yang dikelola masyarakat hendaknya memenuhi persyaratan legalitas. Pengawasan pendidikan haruslah memiliki landasan hukum. Hal ini dikarenakan pendidikan merupakan peristiwa multidimensi bersangkut paut dengan pelbagai aspek kehidupan manusia dan masyarakat. Keberadaan dan pertumbuhan upaya pendidikan tersebut dalam kehidupan masyarakat, bukan tanpa dasar legalistik yang sah. Di satu sisi pendidikan merupakan hak sekaligus kewajiban warga masyarakat dan negara untuk menyelenggarakan pelayanan pendidikan dengan sebaik-baiknya pula.
Pengawasan yang merupakan salah satu fungsi manajemen penting untuk dilakukan karena:
1. Akan membantu mempertahankan dan meneruskan momentum awal dari suatu rencana atau tujuan (objectives)
2. Penyesuaian-penyesuaian dapat dibuat secara tepat pada waktunya.
3. Memungkinkan pelaksanaan management by exeption yaitu proses yang digunakan oleh manajer di mana sebagian besar waktu dan usahanya diberikan untuk memecahkan problem yang dihadapi dengan tetap menjamin bahwa tugas-tugas secara normal dikerjakan dan terus maju ke arah penyelesaian atau perbaikan.

B. SASARAN
1. Meningkatkan mutu kinerja guru
2. Meningkatkan keefektifan kurikulum sehingga berdaya guna dan terlaksana dengan baik
3. Meningkatkan keefektifan dan keefesiensian sarana dan prasarana yang ada untuk dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mengoptimalkan keberhasilan siswa
4. Meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah khususnya dalam mendukung terciptanya suasana kerja yang optimal yang selanjutnya siswa dapat mencapai prestasi belajar sebagaimana yang diharapkan.
5. Meningkatkan kualitas situasi umum sekolah sehingga tercipta situasi yang tenang dan tentram serta kondusif yang akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang menunjukkan keberhasilan lulusan

C. TUJUAN
1. Membantu guru dalam memahami tujuan pendidikan dan apa peran sekolah dalam mencapai tujuan tersebut
2. Membantu guru dalam melihat secara lebih jelas dalam memahami keadaan dan kebutuhan siswanya.
3. Membentuk moral kelompok yang kuat dan mempersatukan guru dalam satu tim yang efektif, bekerjasama secara akrab dan bersahabat serta saling menghargai satu dengan lainnya.
4. Meningkatkan kualitas pembelajaran yang pada akhirnya meningkatkan prestasi belajar siswa.
5. Meningkatkan kualitas pengajaran guru baik itu dari segi strategi, keahlian dan alat pengajaran.
6. Menyediakan sebuah sistim yang berupa penggunaan teknologi yang dapat membantu guru dalam pengajaran.
7. Sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan bagi kepala sekolah untuk reposisi guru. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar.
8. Mengendalikan penyelenggaraan bidang teknis edukatif di sekolah sesuai dengan ketentuan dan kebijakan yang telah ditetapkan.
9. Menjamin agar kegiatan sekolah berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga berjalan lancar dan berhasil secara optimal.
10. Menilai keberhasilan sekolah dalam pelaksanaan tugasnya.
11. Memberikan bimbingan langsung untuk memperbaiki kesalahan dan kekurangan, serta membantu memecahkan masalah yang dihadapi sekolah sehingga dapat dicegah kesalahan yang lebih jauh.
D. LANGKAH
1. PENDAHULUAN
PENILAIAN, berfungsi untuk grading, seleksi, mengetahui tingkat penguasaan kompetensi, bimbingan, diagnosis, dan prediksi.
Penilaian Kelas, proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk pemberian nilai terhadap hasil belajar siswa berdasarkan tahapan kemajuan belajar, sehingga didapatkan potret kemampuan siswa sesuai dengan standar kompetensi yang direncanakan.
Penilaian kelas merupakan suatu proses yang dilakukan melalui sejumlah bukti yang menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa, pelaporan, dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa.

2. INTI
a. Pencapaian Keseimbangan Antara Observasi Formal Dengan Observasi Informal (Drop In Observation)
1. Observasi formal merupakan alat penting dalam proses supervisi namun observasi informal dapat memberikan informasi yang tidak kalah penting seperti ketrampilan mengajar dan penampilan mengajar di kelas sehari hari
2. Jika kita ingin melaksanakan observasi informal yakinkan bahwa guru mengetahui bahwa ini adalah kebijakan dari Anda
3. Untuk observasi formal perlu dibuat laporan tertulis/ ringkasan sebagai feedback
4. Untuk observasi informal biasanya feedback diberikan secara lisan atau dengan catatan kecil segera sesudah observasi informal dilakukan

b. Pertemuan Pre Observasi
1. Membantu guru merefleksikan apa yang akan mereka lakukan atau dapatkan sebagai usulan ide-ide untuk pengajaran yang akan dilakukan
2. Tujuan pertemuan ini adalah untuk menolong guru agar fokus pada materi yang akan diobservasi
3. Menyelidiki apakah ada siswa dalam kelas yang memiliki perilaku yang harus diperhatikan secara khusus
4. Membahas strategi dan teknik apa yang akan dipergunakan saat mengajar
5. Menetapkan isi pelajaran, apa awal dan akhirnya
6. Mendiskusikan harapan-harapan guru dan apa kekuatiran guru tentang pelajaran
7. Menjelaskan apa peran Kepala Sekolah dalam observasi
c. Bagaimana Melaksanakan Observasi Dengan Efektif
1. Kepala Sekolah harus tiba di kelas tepat waktu sesuai dengan jadwal yang disepakati
2. Memberi salam kepada semua siswa
3. Duduk di tempat yang nyaman untuk melakukan observasi (mampu mengobservasi semua interaksi yang terjadi antara guru dan siswa)
4. Selama observasi, kepala sekolah dapat merekam percakapan antara guru dan siswa
5. Kepala Sekolah harus ada di kelas sampai pelajaran selesai dilaksanakan

d. Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Observasi
1. Apakah pengajaran diberikan secara jelas kepada siswa dan sesuai dengan tujuan pengajaran yang dibuat oleh guru?
2. Apa yang dilakukan oleh guru untuk memotivasi siswa atau menciptakan rasa antusias siswa
3. Apakah terlihat bahwa rencana pengajaran telah dipersiapkan oleh guru dengan baik
4. Apakah penjelasan yang diberikan oleh guru cukup jelas
5. Apa yang dilakukan guru untuk memaksimalkan partisipasi siswanya
6. Apakah materi pengajaran dipergunakan dengan tepat
7. Apakah jalannya pengajaran berlangsung terlalu cepat atau terlalu lambat
8. Bagaimanakah guru memeriksa pemahaman siswanya
9. Apakah teknik bertanya sudah dilakukan dengan tepat
10. Apakah memonitor kemajuan siswanya
11. Apakah nada positif/ antusias meliputi ruangan kelas
12. Apakah manajemen kelas efekif
13. Apakah masa transisi berlangsung dengan baik
3. AKHIR
E. PELAKSANAAN (HASIL YANG DIPEROLEH)
F. LAPORAN PELAKSANAN

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: